Tentara Inggris Menerima 100 Kendaraan Lapis Baja Ajax dan Melanjutkan Rencana Modernisasi Militer untuk 2025 (X @BritishArmy)
Tentara Inggris secara resmi menerima 100 kendaraan lapis baja Ajax, menandai kemajuan penting dalam program militer yang tetap sesuai jadwal untuk mencapai Kemampuan Operasional Awal pada Desember 2025.
Proyek ini, yang dipimpin oleh General Dynamics UK, menghadapi bertahun-tahun kesulitan teknis, keterlambatan, dan kritik, namun akhirnya berhasil mengirimkan kendaraan sesuai dengan standar terbaru, yang akan diintegrasikan ke dalam Regimen Kavaleri Pengawal.
+ Ketegangan Udara: Pakistan Memperkuat JF-17 dengan Rudal Jarak Jauh China
Program Ajax, yang dimulai pada tahun 2010 dan bernilai 7,37 miliar dolar AS, bertujuan untuk mengirimkan 589 kendaraan dalam berbagai versi, termasuk unit pengintaian dengan meriam 40 mm, kendaraan transportasi personel, komando, perbaikan, pemulihan, dan kendaraan rekognisi teknik.
Meskipun ada masalah, seperti kekhawatiran tentang keselamatan awak karena kebisingan dan getaran, Kementerian Pertahanan tetap percaya pada pengiriman lebih dari 180 kendaraan yang siap digunakan pada akhir 2025.
Meskipun ada keterlambatan dibandingkan dengan rencana awal yang mengharapkan penggunaan Ajax pada tahun 2017, pemerintah Inggris tetap menganggap program ini sebagai elemen kunci dalam modernisasi Angkatan Bersenjata, dalam strategi “Future Soldier”. Sekarang, fokusnya adalah memastikan agar laju produksi dan pengiriman tetap terjaga untuk mencapai tujuan yang ditetapkan pada akhir tahun.
Sumber: UK Defence Journal | Foto: X @BritishArmy | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
